Thursday, 10 October 2013
Tuesday, 8 May 2012
Package Diagram
Bagi yang pernah belajar jaringan komputer tentu tidak asing
dengan istilah package. Package yang dalam bahasa Indonesianya berarti paket
dalam dunia networking dimanfaatkan dalam komunikasi datanya dimana data tidak
dikirimkan langsung dalam bentuk binernya melainkan dikelompokkan terlebih
dahulu dalam paket-paket. Package diagram merupakan salah satu dari
delapan/sembilan diagram
UML. Atau saat kita download salah satu installer linux, yang kita download
berupa package-package. Dalam literatur pemrograman dengan visual basic, saat
akan mendeploy software yang baru kita buat kita diminta untuk mengambil
package-package yang dibutuhkan. Sedangkan dalam bahasa Java dan C++, package
selalu diimport saat kita menuliskan code programnya.
Package merupakan kumpulan dari class. Penggambaran diagram Package mirip dengan simbol folder dalam Microsoft Windows. Kita ambil kasus pada sistem penjualan dan pembelian, maka kita dapat membuat dua package yaitu package penjualan dan package pembelian. Di dalam package penjualan kita bisa menggambarkan use case penjualan. Salah satu manfaat package adalah kemampuannya untuk digunakan pada component lainnya. Dalam menggunakan package sistem lain dikenal dua istilah yaitu:
1. Import Package: Meminjam package lain yang bertipe public.
2. Access Package: seperti import hanya saja tipe package berubah menjadi private.
Import dilukiskan dengan garis putus-putus dengan panah menunjuk pada package induk (si pemilik kelas) dengan tulisan "import" dekat garis putus-putus tersebut. Sedangkan access dengan cara yang sama, hanya saja tulisan "import" diganti dengan "access".
http://umlforstudents.blogspot.com/search/label/PACKAGE%20DIAGRAM
Object And Class Concepts
Object dan Class merupakan inti dari pemrograman berbasis
object yang dalam UML dinyatakan dengan diagram kelas atau diagram object. Kebalikan dari subject, object berarti sesuatu yang menjadi bahan
pembicaraan/manipulasi/pengolahan yang bersifat real ataupun konsep. Jika
program yang akan dibuat perogram pendaftaran siswa, maka object kita adalah
seorang siswa, contohnya siswa yang bernama Wati. Apabila ada siswa lain yang
bernama Rudi, siswa ini pun termasuk object. Agar diperoleh penyimpanan data
yang sistematis, kita boleh mengumpulkan object-object yang memiliki
karakteristik yang hampir mirip dalam satu kelas, misalnya dalam kasus ini
kelas mahasiswa. Apa syarat agar
Wati dan Rudi tadi boleh dikelompokkan dalam satu kelas? Jawabannya adalah
bahwa Wati, Rudi dan mahasiswa lainnya harus memiliki atribut dan operasi yang
sama.
Apakah ada perbedaan antara object sesungguhnya,
misalnya Wati sebagai manusia, dengan Wati yang ditunjukkan pada program
pendaftaran? Tentu saja berbeda. Akan tetapi Wati pada program penjualan sudah
cukup untuk menggambarkan object Wati sebagai mahasiswa. Karena apa? Karena
kita menambahkan atribute dan opeartion pada object Wati lewat class diagramny.
Makin banyak attribute dan operation yang kita definisikan pada diagram class,
makin dekat kemiripan antara Wati real dengan Wati dalam program. Untuk
menunjukkan Wati kita bisa menambahkan attribute misalnya NIM, Nama Depan, Nama
Belakang, Alamat, Tanggal Lahir, No. KTP dan sebagainya. Dalam program
pendaftaran selain attribute di atas kita bisa menambahkan operasi pada diagram
class-nya, misalnya Add(), Edit(), Delete(), Next(), Previous() dan sebagainya.
Proses memindahkan object real ke dalam object model dikenal dengan
istilah Abstraction.
Program berorientasi object sudah banyak beredar saat ini
dibandingkan program terstruktur (untuk mengetahui perbedaannya. Program seperti VB 6.0 sudah menyediakan pembuatan form-form yang
identik dengan class pada UML. Misalnya kita membuat form siswa, maka kita
berarti telah membuat class siswa. Attribute pada data base siswa
dikombinasikan dengan command button VB (misal tambah(), edit(), save() dan
sejenisnya) menghasilkan class siswa yang memiliki attribut dan operasi yang
lengkap.
http://umlforstudents.blogspot.com/search/label/CLASS%20DIAGRAM
Use Case Concepts / Konsep Use Case
Berbeda dengan class diagram yang lebih cocok dibaca oleh
disainer/analis, use case diagram yang digagas oleh ivar Jacobson (lihat sejarah
UML), sangat cocok untuk pemesan/pengguna sistem. Selain itu use case diagram
hanya menggambarkan apa yang dilakukan oleh sistem dan tidak menggambarkan
bagaimana sistem melakukannya. Komponen use case diagram terdiri dari : Actor,
use case dan relation. Aktor adalah pemain, sedangkan use case adalah apa yang
dimainkan/dilakukannya dengan relation sebagai penunjuknya. Untuk jelasnya
perhatikan gambar di atas.
Aktornya antara lain: Operator, Customer dan Bank, sedangkan
use casenya: System Startup, System Shutdown, Session, Invalid PIN,
Transaction. Use case Transaction merupakan generalisation dari Withdrawal,
Deposit, Transfer dan Inquiry (disebut juga spesialisation).
Lalu
apa makna dari "include"dan "extend" dalam kurung<>?
Include diartikan bahwa use case yang sering disebut use case induk harus
memanggil use case lainnya sedangkan Extend bila terjadi kejadian tertentu
(misalnya salah password) maka use case anak akan memberi tahu use case induk.
http://umlforstudents.blogspot.com/search/label/USE%20CASE%20DIAGRAM
Subscribe to:
Posts (Atom)