Pages

Friday, 11 November 2011

Struktur Pengendalian Intern

Pengendalian intern adalah rencana organisasi dan metode bisnis yang dipergunakan untuk menjaga aset, memberikan informasi yang akurat dan andal, mendorong dan memperbaiki efisiensi jalannya organisasi, serta mendorong kesesuaian dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

Pengendalian intern dirancang untuk:
-   Keefektifan dan efisiensi dari operasi.
-   Keandalan pelaporan keuangan.
-   Ketaatan terhadap peraturan dan hukum yang berlaku.
-   Menjaga kekayaan suatu organisasi.

Tujuan Pengendalian tersebut sangat sulit dicapai karena:
-   Perubahan-perubahan sangat cepat yang dihadapi perusahaan modern.
-   Risiko-risiko yang semakin banyak dihadapi suatu entitas.
-   Penggunaan teknologi komputer yang membutuhkan pengendalian tambahan dalam struktur
    pengendaliannya.
-   Faktor-faktor manusia, dimana pengendalian diterapkan melalui manusia.


Sumber :

Pengertian Eksposur

Eksposur adalah objek yang rentan terhadap resiko dan berdampak pada kinerja perusahaan apabila resiko yang diprediksikan benar-benar terjadi.  Eksposur yang paling umum berkaitan dengan ukuran keuangan, misalnya harga saham, laba, pertumbuhan penjualan dan sebagainya.

Berikut adalah faktor yang mempengaruhi terjadinya resiko :

-      Frekwensi > makin sering suatu kejadian dilakukan maka semakin banyak risiko yang akan terjadi.
    Misalnya : perusahaan  yang banyak melakukan transaksi penjualan akan berisiko salah memasukkan data transaksi penjualan.

-      Kerentanan > Makin rentan suatu aset, semakin besar risiko yang akan terjadi pada aset itu.
      Misalnya : kas sangat rentan dicuri daripada aktiva lainnya.

-    Ukuran > Semakin besar nilai moneter dari kerugian potensial , semakin besar eksposur risikonya.
    Misalnya : suatu arsip piutang usaha menunjukkan eksposur risiko yang tinggi karena mengandung informasi penting tentang jumlah yang akan ditagih ke pelanggan dan kejadian lainnya yang memengaruh   pelanggan kredit.



Sumber :

Friday, 14 October 2011

Prinsip Sandwich


 Pada era kompetisi yang semakin kompleks seperti sekarang, perusahaan tertentu memerlukan pengembangan merek yang berlapis-lapis seperti sandwich. Kalau dalam praktik sandwich ada lapisan roti, sayur, daging atau keju. Pada pengembangan merek juga diperlukan adanya merek untuk konsumen segmen pasar ‘roti’, ‘sayur’, ‘daging atau ‘keju’. Prinsip sandwich branding menggunakan beberapa merk untuk pasar yang berbeda-beda secara berlapis-lapis. Bisa jadi yang berlapis-lapis hanya merknya, bisa jadi merek dan segmen pasar yang dilayani yang berlapis-lapis.

Memang tidak semua perusahaan memerlukan sandwich branding. Kalau tahapan siklus hidup perusahaan dikelompokkan dalam tiga tahap yaitu tahap pertama ‘belajar jalan’ untuk yang baru berdiri, tahap kedua ‘belajar lari’ untuk yang sudah mulai mapan, dan tahap ketiga ‘lari maraton’ untuk yang sudah besar sekali atau sudah mapan. Maka sandwich branding diperlukan untuk perusahaan yang ada di tahap kedua dan ketiga.

Terdapat beberapa alasan yang mendorong kebutuhan melakukan prinsip “sandwich branding”, yaitu:

1. Pengembangan pasar
Perusahaan yang sudah mulai atau sudah besar tidak bisa hanya menyandarkan ‘nasib’ pada kelompok konsumen tertentu yang terbatas. Perusahaan perlu mengembangkan jangkauan pasar ke beberapa segmen pasar berbeda.

2. Rasionalitas konsumen
Konsumen semakin rasional dan punya kecenderungan untuk mencari pilihan baru. Konsumen tidak lagi segan untuk ganti merek atau menggunakan beberapa merek. Perusahaan perlu menyediakan pilihan produk dan merek berbeda untuk memuaskan keinginan konsumen menggunakan merek yang berbeda-beda.

3. Manajemen resiko
Bisa jadi merek tertentu yang dikelola dengan penuh perhatian tanpa disengaja mengalami ‘kecelakaan’ dan jatuh tersungkur hanya karena isyu negatif. Demikian juga merek yang sudah lama ada di pasar mengalami fase kemunduran yang tidak bisa begitu cepat disegarkan. Perusahaan perlu memanajemeni risiko dengan mengembangkan beberapa merek dan mengelola portofolio merek dalam rangka memanajemi resiko.

4. Egoisme konsumen
Konsumen ingin punya jati diri sendiri dan mendapat eksklusifitas dari produk yang digunakannya. Pengembangan merek secara berlapis dengan prinsip sandwich branding bisa menjadi sarana pemenuhan egoisme konsumen.

5. Variasi jalur distribusi
Merek berbeda seringkali juga diperlukan untuk melayani jalur distribusi berbeda. Persaingan antara perusahaan peritel besar sudah sampai pada tahapan yang membuat bargaining positioning perusahaan pemasok dalam kondisi semakin terdesak dan harus bisa mengikuti ‘irama’ bisnis peritel dan distributor besar, termasuk dalam bentuk penyediaan merek berbeda untuk jalur distribusi berbeda.

Simbol Dalam Teknik Sistem

Simbol dalam teknik sistem terbagi menjadi 2, yang pertama simbol dasar dan yang kedua simbol tambahan.

Simbol-simbol dasar dalam sistem :















Keterangan:
1.  Simbol Terminal : Simbol ini menunjukan sumber dan tempat tiba data.
2.   Simbol Proses : Simbol ini menunjukan pelaksanaan tugas.
3.  Simbol Penyimpanan Data : Simbol ini menunjukan tempat penyimpanan data.
4.  Simbol Aliran Data : Simbol ini menunjukan saluran komunikasi.

Simbol-simbol tambahan dalam sistem :

 






















Keterangan :
1.      Simbol terminal.
2.      Simbol penghubung dalam halaman yang sama.
3.      Simbol penghubung lain halaman.
4.      Simbol mode dokumen.
5.      Simbol data.
6.      Simbol penyimpanan internal.

Sumber: http://imas.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/960/SIA1-Mat2.pdf

Monday, 3 October 2011

Smadav 8.7

Smadav 2011 Rev. 8.7 dirilis !!!

Smadav 2011 Rev. 8.7 : Penambahan database 100 virus baru, Teknik pendeteksian baru (FFD) : pencegahan total untuk virus dari USB Flashdisk, Fitur bahasa inggris sudah bisa digunakan di Smadav Free, Perubahan struktur settings, dsb.
Smadav 2011 Rev. 8.6 : Penambahan database 100 virus baru, Penyempurnaan fitur Smadav-Updater, Pendeteksian khusus untuk virus Ramnit, Sality, & OneLetter yang menyebar via USB Flash Disk, dsb.
Smadav 2011 Rev. 8.5 : Smadav-Updater, Fitur update database otomatis, Pendeteksian khusus untuk virus Ramnit.shortcut, Fitur baru : "Forgot Password" untuk Smadav Pro, Fitur baru : "Berita Terkini Smadav", dsb.
Smadav 2011 Rev. 8.4 : Pendeteksian khusus untuk beberapa virus shortcut terbaru (MSO-sys, fanny-bmp),penambahan database 40 virus baru, penyempurnaan deteksi semua varian virus shortcut, penambahan teknik heuristik, dsb.
Smadav 2010 Rev. 8.3 : Penambahan database 40 virus baru, pembersihan semua varian virus shortcut, dan banyak fitur baru lainnya..
Smadav 2010 Rev. 8.2 : Penambahan database 80 virus baru, perbaikan false alarm, penambahan teknik heuristik untuk varian virus penginfeksi exe, dan beberapa perbaikan bug lainnya
Smadav 2010 Rev. 8.1 : Penambahan database 100 virus baru, Smadav Virus Scanner Engine terbaru (SmadEngine.dll), dan sudah kompatibel penuh untuk Windows Vista & Windows 7.
Smadav 2011 Rev. 8 dirilis dengan berbagai fitur dan penyempurnaan baru yang dikhususkan untuk pemberantasan virus lokal. Fitur-fitur itu seperti Smad-Behavior yang bisa mengenali virus lokal baru yang belum ada di database Smadav dari tingkah lakunya ketika menginfeksi sistem. Smad-Ray yang bisa melakukan scan flashdisk secara otomatis setelah terpasang hanya dalam waktu maksimum 5 detik. Smadav 2011 lebih stabil dan sangat disarankan untuk digabungkan dengan antivirus internasional karena Smadav hanya bisa menangani virus lokal. Pengebalan flashdisk (menggunakan folder autorun.inf) telah disempurnakan lagi dan sebelumnya akan ada konfirmasi sehingga Anda bisa memutuskan apakah suatu flashdisk ingin dikebalkan atau tidak.
Sebagai informasi, dari sampel-sampel virus yang di-upload pengguna ke situs Smadav.net, penyebaran virus lokal saat ini sudah mulai turun drastis di Indonesia. Mungkin ini dikarenakan sudah banyaknya antivirus lokal yang bisa membasmi virus-virus lokal. Dan juga karena pengguna Windows XP yang sudah berkurang karena sebagian sudah meng-upgrade sistem operasinya menjadi Windows Vista atau Windows 7 yang sangat aman dari infeksi virus khususnya virus lokal. Penyebaran virus di Indonesia lebih banyak didominasi oleh virus dan malware internasional yang tentunya tidak bisa diatasi Smadav. Anda wajib dan sangat disarankan menggunakan antivirus internasional untuk perlindungkan komputer Anda dari virus dan malware internasional ini.

Penambahan database 100 virus baru
Virus (atau lebih tepatnya Malware) yang banyak menyebar di Indonesia saat ini kebanyakan adalah virus buatan luar negeri yang sifatnya masih mirip dengan virus lokal. Virus-virus inilah yang menjadi target-target Smadav versi terbaru ini. Virus lokal sendiri saat ini sudah mulai menurun penyebarannya dan sangat jarang ditemukan. Ini kami simpulkan dari sampel-sampel virus yang di-upload oleh Smadaver di www.smadav.net.
Smadav Virus Scanner Engine (SmadEngine.dll)
Engine lama Smadav yang telah digunakan sejak 2006 tidak digunakan lagi sejak Smadav 2010 Rev. 8.1 ini. Perombakan ulang Virus Scanner Engine inilah yang membuat rilis Smadav tertunda sebulan lebih. Engine terbaru ini benar-benar ditulis ulang dari nol menggunakan bahasa pemrograman C++ dengan menyempurnakan engine sebelumnya yang masih ditulis dengan Visual Basic. Sebagian besar teknik pendeteksian virus yang ada di engine baru ini telah dirubah dan disempurnakan menjadi lebih baik. Penggunaan memori di engine baru lebih stabil dan efisien dibandingkan engine lama, begitu pula kecepatan scanning yang juga menjadi lebih cepat.
Kompatibel di Windows Vista & 7
Pada Rev. 8 dan rev-rev sebelumnya Smadav memang masih belum kompatibel 100% di Windows Vista dan Windows 7. Tapi di Rev. 8.1 ini Smadav baik scanner maupun protector-nya sudah mendukung dan kompatibel 100% untuk digunakan di Windows Vista dan Windows 7.
Berikut ini adalah daftar lengkap penyempurnaan Smadav 2010 Rev. 8.1 :
  • Engine scanner baru (SmadEngine.dll) untuk mendeteksi virus lebih cepat dan akurat.
  • External Database (Smadav.loov) untuk memudahkan update database untuk Revisi berikutnya.
  • Plug-in klik kanan di explorer terbaru (SmadExtc.dll) yang lebih baik.
  • Kompatibel di Windows Vista & 7.
  • Pendeteksian beberapa Virus Internasional yang banyak menyebar di Indonesia (Sality & Alman) sudah lebih cepat dan akurat.
  • Penambahan database lebih dari 100 virus baru beserta varian-variannya
  • Perbaikan false alarm pada beberapa file.
  • Penyempurnaan metode blacklist key ilegal Smadav Pro
  • Perubahan struktur tim Smadav untuk tahun 2010
  • Penambahan menu uninstall di Tray Icon untuk memudahkan proses uninstall
  • Dan banyak penyempurnaan lainnya …
 Untuk download : klik dimari atau dimari

sumber : SMADAV.net